Sabtu, 14 Juli 2018

Merawat dan Membersihkan Air Cooler

Sebagai perangkat elektronik, air cooler memang bisa saja rusak seiring penggunaan. Tapi bagi Anda yang ingin mempertahakan air cooler supaya awet, Anda bisa saja melakukannya. Salah satu cara membuat air cooler awet yakni dengan rajin merawat dan membersihkannya. Dengan rajin membersihkan air cooler bukan hanya keawetan yang bisa didapat, tapi kesehatan diri juga bisa tetap terjaga. 

Mungkin ada dari Anda sekalian yang sedang mencari produk air cooler. Nah kalau memang benar, Anda bisa cek beberapa produk dari air cooler Honeywell pada link tersebut. Produk air cooler Honeywell merupakan produk air cooler yang terbaik lho gan di dunia. Terutama, mereka juga ternyata adalah merupakan vendor dari beberapa merek air cooler ternama di dunia. Nah bisa Anda bayangkan kan, kalau yang jual air cooler saja pesan air cooler ke Honeywell, seberapa bagusnya air cooler Honeywell itu? 
Salah satu jenis produk air cooler

Nah berikut ini hal-hal atau komponen yang perlu dan harus dibersihkan pada sebuah produk air cooler agar tetap awet dan supaya tubuh tetap sehat.

1.    Filter
Komponen pertama yang penting untuk dibersihkan pada perangkat air cooler adalah filter. Sebagai komponen yang memiliki fungsi menyaring udara dan air maka filter menjadi sangat penting untuk selalu dibersihkan. Sebab jika komponen ini tidak dibersihkan maka hal ini membahayakan Anda karena bisa mengganggu kesehatan karena mengandung banyak debu. Untuk membersihkannya, Anda bisa mencuci dan merendamnya hingga debu terangkat semua. Jangan lupa juga untuk rutin mencucinya dalam waktu minimal seminggu sekali. 

2.    Ventilasi

Berikutnya, bagian atau komponen air cooler yang perlu Anda bersihkan adalah ventilasi. Bagi Anda yang ingin hasil maksimal, maka untuk membersihkan bagian ventilasi haruslah di cuci. Tapi karena untuk membuka body bagian depan air cooler yang sulit maka Anda yang tidak punya waktu banyak cukup bisa membersihkannya langsung dengan lap kering. 

3.    Cooler
Karena bagian ini juga tak luput dari debu dan bahkan menjadi komponen terkotor, maka cooler sangat wajib Anda bersihkan. Meski terbilang sulit untuk membersihkan bagian ini karena seperti teralis yang sempit, Anda tak perlu putus asa. Sebab Anda bisa membersihkan bagian cooler ini dengan menggunakan alat yakni kuas. Untuk lebih maksimal membersihkan cooler, Anda bisa menggunakan kuas pembersih untuk kamera. Bersihkan saja satu per satu dari cooler yang mirip teralis ini hingga bersih. Dan setelah membersihkan cooler maka sisa debu yang terjatuh sebaiknya Anda sedot dengan vaccum cleaner karena ukuran debu yang sangat kecil bisa berbahaya bagi kesehatan Anda bila masuk ke dalam tubuh. 

4.    Pompa Air
Pada air cooler ada sebuah komponen yang fungsinya menjatuhkan air dari tangki ke filter. Komponen yang sering disebut pompa air ini juga perlu rutin Anda bersihkan. Ini karena akan banyak debu yang bisa muncul dari pompa air tersebut. Maka dari itu cuci dan bersihkan juga bagian air cooler ini dengan lap hingga tidak ada debu yang menempel. Lakukan pembersihan secara rutin.

5.    Tangki Air
Terakhir, komponen air cooler yang perlu Anda rawat dan bersihkan adalah tangki air. Bagian yang sering di isi air dan es ini memang bisa jadi kotor menguning dan juga licin seiring penggunaan. Nah untuk itulah Anda harus membersihkannya agar tak jorok. Untuk membersihkan bagian tangki air cooler tersebut Anda bisa menggosoknya dengan sabun dan juga sikat. Setelah disikat lalu bilas tangki sampai bersih dan keringkan dengan menggunakan lap kering.

Catatan Penting :
  • Untuk membersihkan air cooler maka memang Anda harus membuka sekrup yang ada di body belakang. Nah karena harus membuka sekrup body belakang maka Anda harus bersiap kehilangan garansi bila masih ada. Jadi pastikan Anda mempertimbangkan hal ini. Bila masih ada garansi lebih baik Anda menunggu hingga batas waktu garansi berakhir.
  • Hasil maksimal dari usaha pembersihan yang Anda lakukan bisa terdengar dari suara air cooler yang tidak lagi kasar. Tapi bila suara air cooler tetap kasar setelah pembersihan maka bisa jadi pembersihan yang Anda lakukan tidak optimal.

Baca selengkapnya